同步至最新元数据

This commit is contained in:
fanbook-wangdage
2026-01-14 13:45:50 +08:00
parent 643262056b
commit 24e6877f45
702 changed files with 155703 additions and 4054 deletions

View File

@@ -1296,7 +1296,7 @@
},
{
"Title": "Kisah Karakter 5",
"Context": "Dibawa angin yang dihadiahkan oleh Venti, Durin berhasil mengejar Dvalin dan terbang bersama ke langit Windrise. Dan kisah yang ditulis oleh sang penyihir akhirnya mencapai bab yang telah dia dambakan.\nBerdiri di samping meja panjang tempat para penyihir berkumpul, Alice memandang sosok Durin yang menjauh. Pikirannya tiba-tiba kembali ke acara minum teh para penyihir bertahun-tahun yang lalu. Saat itu, langka sekali ketujuh penyihir bisa berkumpul, Alice sangat senang dan tiba-tiba ingin mengajak semua orang bermain permainan sambung cerita, tapi dia kesulitan memilih topik. Dia lalu meminta bantuan Anya, seorang penulis, dan jawaban darinya adalah \"Api yang Tak Pernah Padam\".\n\"Kalau ada kesempatan, aku ingin meninggalkan sebuah cerita tentang 'Api yang Tak Pernah Padam'. Itu adalah pencapaian terbesar yang bisa kubayangkan sebagai seorang penulis.\"\n\"'Api yang Tak Pernah Padam'? Maksudnya apa itu?\"\n\"Untuk pertanyaan itu, mungkin kita masing-masing punya jawaban sendiri, dan itu cocok jadi tema untuk cerita bersambung, bukan? Aku sendiri juga masih mencari jawabanku.\"\nAnya tidak menjawab secara langsung, seperti yang sering dia lakukan dalam karyanya sendiri, membuat Alice penuh dengan rasa penasaran.\n\"Baiklah, tema ini saja! Setelah ini, setiap kali kita berkumpul, yang mendapat giliran harus menyampaikan bagian cerita yang menjadi tanggung jawabnya. Hm ... untuk bagian akhir cerita, aku serahkan pada Anya ... Saat cerita ini berakhir, aku yakin kamu sudah bisa memberikan jawabanmu.\"\nPermainan cerita berantai ini pun dimulai, Alice dengan sukarela memulai ceritanya. Seorang penyihir kecil yang memulai perjalanannya untuk mencari \"Api yang Tak Pernah Padam\" demi menyelesaikan ujian dari penyihir tua ....\nNamun, Alice tidak menyangka bahwa saat para penyihir berkumpul kembali, Anya sudah terbaring di dalam peti mati, tertidur untuk selamanya. Alice tidak memperhitungkan dampak jarak waktu antara setiap pertemuan mereka terhadap Anya yang hanya manusia biasa. Saat Alice masih menantikan cerita berikutnya, Anya sudah semakin menua. Pada akhirnya, ketika cerita baru mencapai jilid kelima, Anya sudah meninggal dunia.\nCerita yang dimulai oleh Alice ini sempat melenceng jauh di jilid kedua yang ditulis Barbeloth dan jilid ketiga yang ditulis Rhinedottir, tapi untungnya masih bisa diselamatkan sedikit di jilid keempat yang ditulis Ivanovna. Namun, di jilid kelima yang ditulis Nicole, cerita itu harus diakhiri tiba-tiba dengan satu kalimat. Alice sangat tidak senang, dia merasa tidak akan pernah bisa tahu jawaban yang sudah disiapkan Anya.\nNamun Octavia membawa perubahan. Kepergian Anya memang menandai pengurangan anggota pertama sejak berdirinya Hexenzirkel, karena itu dia yang paling sering absen pun ikut hadir dalam pertemuan kali ini, dan membawa jilid keenam yang sudah selesai ditulis. Dalam cerita tersebut, sang penyihir kecil mendapatkan kesempatan lagi untuk kembali ke sisi sang penyihir tua.\n\"'Api yang Tak Pernah Padam' mungkin benar ada.\"\nSetelah diingatkan oleh Octavia, Alice memperhatikan karya terakhir yang ditinggalkan Anya, dunia bernama \"Simulanka\" yang mereka ciptakan bersama. Di dunia ini, seekor naga bernama Durin sedang menunggu keajaiban masa depan dalam kegelisahan dan kebimbangan. Kemungkinan yang ditinggalkan Anya padanya, seperti misteri yang dia tinggalkan dalam karya-karyanya yang lain, membara seperti nyala api yang berkelap-kelip, menerangi dunia dalam cerita dan menggugah rasa penasaran Alice. Saat menatap api itu, Alice teringat akan janji yang pernah dia buat dengan Anya.\n\"Sepertinya, akhir cerita yang seharusnya dia selesaikan, akulah yang akan menyelesaikannya.\"\nWaktu terus berlalu, dan Alice mulai sering memperhatikan naga tersebut. Dia mengamati anak yang menanggung nama naga jahat itu, melihatnya mendapatkan berkah dari semua orang dan keluar dari dunia dongeng, lalu melihatnya berhasil mendapatkan teman dan membangun hubungan dengan dunia di luar dongeng. Dia juga melihat anak itu bersama teman-temannya menghadapi dan mengalahkan takdir, hingga akhirnya dia berhasil mengubah kisah Durin si Naga Jahat dan terbang ke langit bersama Dvalin ....\nSetelah tersadar dari lamunannya, Alice menyadari bahwa dia akhirnya mendapatkan jawaban dari Anya.\n\"Anya, seperti yang aku tulis di akhir cerita berantai itu, aku selalu merasa kalau kamu penyihir yang paling kuat di antara kita.\"\n\"Kamu selalu bilang tidak bisa meninggalkan apa pun, tapi aku sudah lihat, 'Api yang Tak Pernah Padam' yang kamu tinggalkan.\""
"Context": "Dibawa angin yang dihadiahkan oleh Venti, Durin berhasil mengejar Dvalin dan terbang bersama ke langit Windrise. Dan kisah yang ditulis oleh sang penyihir akhirnya mencapai bab yang telah dia dambakan.\nBerdiri di samping meja panjang tempat para penyihir berkumpul, Alice memandang sosok Durin yang menjauh. Pikirannya tiba-tiba kembali ke acara minum teh para penyihir bertahun-tahun yang lalu. Saat itu, langka sekali ketujuh penyihir bisa berkumpul, Alice sangat senang dan tiba-tiba ingin mengajak semua orang bermain permainan sambung cerita, tapi dia kesulitan memilih topik. Dia lalu meminta bantuan Anya, seorang penulis, dan jawaban darinya adalah \"Api yang Tak Pernah Padam\".\n\"Kalau ada kesempatan, aku ingin meninggalkan sebuah cerita tentang 'Api yang Tak Pernah Padam'. Itu adalah pencapaian terbesar yang bisa kubayangkan sebagai seorang penulis.\"\n\"'Api yang Tak Pernah Padam'? Maksudnya apa itu?\"\n\"Untuk pertanyaan itu, mungkin kita masing-masing punya jawaban sendiri, dan itu cocok jadi tema untuk cerita bersambung, bukan? Aku sendiri juga masih mencari jawabanku.\"\nAnya tidak menjawab secara langsung, seperti yang sering dia lakukan dalam karyanya sendiri, membuat Alice penuh dengan rasa penasaran.\n\"Baiklah, tema ini saja! Setelah ini, setiap kali kita berkumpul, yang mendapat giliran harus menyampaikan bagian cerita yang menjadi tanggung jawabnya. Hm ... untuk bagian akhir cerita, aku serahkan pada Anya ... Saat cerita ini berakhir, aku yakin kamu sudah bisa memberikan jawabanmu.\"\nPermainan cerita berantai ini pun dimulai, Alice dengan sukarela memulai ceritanya. Seorang penyihir kecil yang memulai perjalanannya untuk mencari \"Api yang Tak Pernah Padam\" demi menyelesaikan ujian dari penyihir tua ....\nNamun, Alice tidak menyangka bahwa saat para penyihir berkumpul kembali, Anya sudah terbaring di dalam peti mati, tertidur untuk selamanya. Alice tidak memperhitungkan dampak jarak waktu antara setiap pertemuan mereka terhadap Anya yang hanya manusia biasa. Saat Alice masih menantikan cerita berikutnya, Anya sudah semakin menua. Pada akhirnya, ketika cerita baru mencapai jilid kelima, Anya sudah meninggal dunia.\nCerita yang dimulai oleh Alice ini sempat melenceng jauh di jilid kedua yang ditulis Barbeloth dan jilid ketiga yang ditulis Rhinedottir, tapi untungnya masih bisa diselamatkan sedikit di jilid keempat yang ditulis Ivanovna. Namun, di jilid kelima yang ditulis Nicole, cerita itu harus diakhiri tiba-tiba dengan satu kalimat. Alice sangat tidak senang, dia merasa tidak akan pernah bisa tahu jawaban yang sudah disiapkan Anya.\nNamun Octavia membawa perubahan. Kepergian Anya memang menandai pengurangan anggota pertama sejak berdirinya Hexenzirkel, karena itu dia yang paling sering absen pun ikut hadir dalam pertemuan kali ini, dan membawa jilid keenam yang sudah selesai ditulis. Dalam cerita tersebut, sang penyihir kecil mendapatkan kesempatan lagi untuk kembali ke sisi sang penyihir tua.\n\"'Api yang Tak Pernah Padam' mungkin benar ada.\"\nSetelah diingatkan oleh Octavia, Alice memperhatikan karya terakhir yang ditinggalkan Anya, dunia bernama \"Simulanka\" yang mereka ciptakan bersama. Di dunia ini, seekor naga bernama Durin sedang menunggu keajaiban masa depan dalam kegelisahan dan kebimbangan. Kemungkinan yang ditinggalkan Anya padanya, seperti misteri yang dia tinggalkan dalam karya-karyanya yang lain, membara seperti nyala api yang berkelap-kelip, menerangi dunia dalam cerita dan menggugah rasa penasaran Alice. Saat menatap api itu, Alice teringat akan janji yang pernah dia buat dengan Anya.\n\"Sepertinya, akhir cerita yang seharusnya dia selesaikan, telah menjadi tanggung jawabku.\"\nWaktu terus berlalu, dan Alice mulai sering memperhatikan naga tersebut. Dia mengamati anak yang menanggung nama naga jahat itu, melihatnya mendapatkan berkah dari semua orang dan keluar dari dunia dongeng, lalu melihatnya berhasil mendapatkan teman dan membangun hubungan dengan dunia di luar dongeng. Dia juga melihat anak itu bersama teman-temannya menghadapi dan mengalahkan takdir, hingga akhirnya dia berhasil mengubah kisah Durin si Naga Jahat dan terbang ke langit bersama Dvalin ....\nSetelah tersadar dari lamunannya, Alice menyadari bahwa dia akhirnya mendapatkan jawaban dari Anya.\n\"Anya, seperti yang aku tulis di akhir cerita berantai itu, aku selalu merasa kalau kamu penyihir yang paling kuat di antara kita.\"\n\"Kamu selalu bilang tidak bisa meninggalkan apa pun, tapi aku sudah lihat, 'Api yang Tak Pernah Padam' yang kamu tinggalkan.\""
},
{
"Title": "Jantung Naga",